Jahe Sebagai Malo Meto | Cerpen Zhindi Klali
Uhuukk..! Uhukk..! Uhuukkk..!
Terdengar suara seseorang dari kamar belakang. Suara siapa lagi jika bukan suara batukan dari Amsal. Sudah sebulan Amsal menderita penyakit batuk. Penyakit ini memang tidak begitu parah tetapi mampu membuat napsu makan penderitanya menurun, begitu juga kegiatan sehari-harinya dapat tertunda.

Zhindi Klali, Penulis. Adalah Siswa Kelas X SMAN 1 SMAN 1 Afatar.
Akibat kurangnya napsu makan tubuh Amsal menjadi kerdil. Penyakit itu terus saja membuat tenggorokannya terasa gatal dan terbatuk-batuk di setiap saat. Anak seusia Amsal biasanya asik bermain, namun tidak dengan Amsal. Ia harus berada di rumahnya sepanjang hari.
Berbagai obat-obatan di beli untuk Amsal namun tidak mempan sama sekali, malahan Amsal mengalami ansomnia selama sebulan karena efek samping dari obat yang di konsumsinya. Ansomnia adalah keadaan di mana seseorang kehilangan kemampuan indara penciuman. Keadaan Amsal yang memprihatinkan membuat orang-orang di sekitarnya turut bersedih.
"Bu Lia, apa tidak sebaiknya Amsal di obati?" Kata Bu Mina sewaktu Ia bertamu di rumah Bu Lia.
"Sudah berulang kali saya membawanya ke puskesmas, namun hasilnya nihil. Sampai saat ini batuk itu belum kunjung sembuh." Keluh Bu Lia bersedih.
"Jika Ibu mau, saya bisa memberikan beberapa resep obat kampung." Jawab Bu Mina memberi saran.
"Obat kampung?" Ucap Bu Lia mengulangi kalimat yang sama. Bu Lia memang tidak mengetahui perihal obat kampung. Maklum Bu Lia dan keluarganya baru pindah dari Kota. Di sana mereka lebih sering memggunakan obat toko itulah istilahnya.
Di daerah NTT obat kampung ini biasa lebih di kenal dengan kata _Malo meto yang artinya obat kampung. Semua warga di Desa ini telah mengetahui perihal malo meto, sebab _malo meto merupakan warisan budaya dari nenek moyang mereka.
"Iya obat kampung."
"saya mau! Tapi, apakah tidak berpengaruh buruk pada kesehatan anak saya?" Tanya Bu Lia ragu.
"Kelebihan dari obat kampung atau malo meto ini adalah tidak ada efek sampingan yang di timbulkan seperti yang terjadi pada pengobatan kimiawi. Jadi tidak mengandung risiko yang membahayakan bagi Amsal." Jelas Bu Mina.
"Bagaimana itu dapat di percaya?"
"Para ahli yang berasal dari berbagai negara seperti Cina, Australia, Jerman, Indonesia dan sebagainya tidak henti-hentinya mengadakan penelitian dan pengujian terhadap berbagai tanaman yang di pakai sebagai bahan untuk obat kampung ini dan hasil penelitian secara ilmiah tersebut di simpulkan bahwa penggunaan obat kampung dapat di pertanggungjawabkan." Ucap Bu Mina menjelaskan.
"Dari mana saya bisa mendapatkan obat kampung atau malo meto tersebut? Tanya Bu Lia.
"Kamu bisa meraciknya sendiri, caranya sangat mudah dan bahannya bisa di ambil dari pekarangan rumahmu." Sahut Bu Mina.
"Wah, bagus sekali! Saya tidak perlu membawa Amsal berobat ke Kota lagi." Nampak wajah Bu Lia kembali berseri.
"Bahannya adalah 3-4 rimpang Jahe, 1 butir jeruk nipis, dan 1 sendok teh minyak kayu putih. Jahe tersebut di parut, jeruk nipis di bakar dan di peras untuk di ambil airnya, kemudian semua bahan tersebut di campur dan di remas-remas. Oleskan pada bagian dada setiap pagi dan sore. Itu untuk obat luar, selain itu Ibu juga bisa merebus 2-3 rimpang umbi Jahe dengan 2 gelas air hingga tersisih 1 gelas. Di minun 2 kali sehari, pagi dan sore."
"Terima kasih Bu, saya akan mencoba meraciknya." Jawab Bu Lia bersyukur karena doanya selama ini telah di kabulkan Tuhan.
Seminggu setelah menggunakan malo meto atau obat kampung, akhirnya Amsal beranjak pulih.
Dalam hati Bu Lia bersyukur karena dapat mengetahui tentang malo meto. Selain itu juga kesembuhan Amsal membuat Bu Lia sadar akan kesalahpahamannya terhadap warga desa Kiu'ana.
Selama ini Ia berasumsi bahwa orang Desa adalah orang bodoh yang tidak berpendidikan. Namun Ia salah, ternyata warga Desa Kiu'ana sangat kaya akan warisan budaya.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Perpisahan dengan Masa Putih Abu-abu
Butuh waktu untuk aku dapat menerima perpisahan yang kami alami beberapa hari yang lalu. Kelulusan merupakan sesuatu yang aku impikan sejak awal namun hari itu dengan berat hati aku kel
KPU Kabupaten Kupang Sosialisasi di SMAN 1 Amfoang Utara
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kupang melaksanakan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula untuk Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024 di SMAN 1 Amfoang Utara, Kecamatan Amfoang Ut
SMA NEGERI 1 AMFOANG UTARA MELAKSANAKAN IBADAH BERSAMA
Pada Sabtu (24/09/2022) beberapa hari yang lalu,SMA NEGERI 1 AMFOANG UTARA kembali melaksanakan Ibadah bersama dengan tema "Siapa Saya Di Dalam TUhan". Ibadah kali ni merupakan Ibadah p
Ayah, Kau Tidak Nyata
Ayah?Ohh aku lupaKau hanya mimpi tiada nyataBayangmu hanya ilusi mataKarena sebenarnya Kau tak pernah ada Dewasa kujalani sendiriDi temani sesosok wanita kuatTanpa sosok laki-laki ya
Kita menutup kisah
Secepat inikah pertemuan kita?Aku yang selalu memeluk erat namamu padaNyaKini hanya mampu mengikhlaskanAku yang dulu menjadi tempatmu bersandarMerekatkan cerita dalam ingatanKini hanyal
Upacara Pelantikan OSIS SMA Negeri 1 Amfoang Utara Tahun Pelajaran 2022/2023
Setelah pemilihan Ketua dan wakil OSIS yang dilaksanakan pada 07 September lalu, dalam upacara bendera senin, 19 september kemarin, Kepala SMA Negeri 1 Amfoang Utara melantik pengurus O
Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMA Negeri 1 Amfoang Utara Tahun Pelajaran 2022/2023 berlangsung secara LUBER dan JURDIL
Demokrasi adalah bentuk pemerintahan dimana semua warga negaranya memiliki hak yang sama untuk pengambilan keputusan yang dapat mengubah hidup mereka. Pada tahun ini SMA Negeri 1 Amfoa
Pisah Sambut Kepala SMAN 1 Amfoang Utara
Pada senin, 17 januari 2021 kemarin, SMA NEGERI 1 AMFOANG UTARA melakukan kegiatan "Pisah Sambut" atau yang dikenal dengan serah terima kepala sekolah baru. Serah terima ini dilaksanaka
SMAN 1 Amfoang Utara Gelar Upacara Peringati Hari Guru Nasional
Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional, warga SMA Negeri 1 Amfoang Utara mengadakan upacara tatap muka pada Kamis (25/11/2021) pagi bertempat di halaman sekolah, sebagai tanda uca
SMAN 1 Amfoang Utara Gelar Ibadat Umum
Pada sabtu (20/11/2021) beberapa hari lalu, SMAN 1 Amfoang Utara mengadakan ibadat umum di sekolah. Betempat di ruangan kelas 10 Mia 1 kegiatan ini berlangsung, dihadiri oleh seluruh wa